HikmahIslam

Keutamaan hanya diketahui oleh orang yang memiliki keutamaan….

Arsip untuk ‘Seputar Madhab’ Kategori

Fatimah a.s.

Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Maret 5, 2007

Fatimah Az-Zahra a.s adalah putri ke empat Rasulullah saw. Beliau adalah putri kesayangan Nabi saw dan merupakan putri satu2nya yang mendampingi Nabi saw sampai akhir hayat Nabi saw. Beliau adalah wanita yang paling dicintai oleh Nabi yang dengannya keturunan Nabi saw tidak terputus. Al-Hasan dan Al-Husein adalah kedua putranya yang Nabi saw telah bersabda tentang mereka. Nabi saw bersabda bahwa “Al-Hasan dan Al-Husein adalah anak-anakku ..” Suaminya adalah Amirul Mukminin Ali a.s, Ibunya adalah Khadijah r.a. Ummul mukminin, pamannya adalah Hamzah r.a pemberani qurasy, pamannya adalah Abbas r.a.

Dan Fatimah a.s. adalah kautsar Nabi saw yang mana surah Al-Kautsar turun berkenaan dengannya.
Fatimah a.s. adalah Az-Zahra adalah Ash-Shiddiqah adalah Ath-Thahirah adalah Al-mubaarakah adalah Az-Zakiah adalah Ar-Radhiah adalah Al-Mardhiah adalah Al-Muhaddatsah dan adalah Al-Batuul serta beliau adalah Ummu AbiHa..

Hasan Al-Bashri wafat thn 110 H berkata ” tidak ada seorangpun dari ummat ini yang lebih bertaqwa dan lebih dalam zuhud dan ibadahnya dari Fatimah a.s.”

Fatimah a.s adalah wanita yang dari seluruh sudut pandang ahlu sunnah maupun syiah adalah wanita yang tidak pernah berbuat salah sama sekali…

Rasulullah SAWW berkata kepada Fatimah : “Wahai Fathimah, barang siapa bershalawat kepadamu, maka Allah akan mengampuni (dosa-dosanya) dan mengumpulkannya denganku di surga”.

Fatimah a.s berkata kepada Khalifah pertama dan kedua: “Jika aku membacakan hadis dari Rasulullah SAWW apakah kalian akan mengamalkannya?”

“Ya”, jawab mereka singkat.

Ia melanjutkan: “Demi Allah, apakah kalian tidak pernah mendengar Rasulullah SAWW bersabda: “Kerelaan Fathimah adalah kerelaanku dan kemurkaannya kemurkaanku. Barang siapa mencintai Fathimah putriku, maka ia telah mencintaiku, barang siapa yang membuatnya rela, maka ia telah membuatku rela, dan barang siapa membuatnya murka, maka ia telah membuatku murka”?

“Ya, kami pernah mendengarnya dari Rasulullah SAWW”, jawab mereka pendek.

“Kujadikan Allah dan malaikat sebagai saksiku bahwa kalian berdua telah membuatku murka. Jika aku kelak berjumpa dengan Rasulullah, niscaya aku akan mengadukan kalian kepadanya”, lanjutnya.

Ditulis dalam Ahlulbayt | Leave a Comment »

Kejadian-kejadian aneh setelah terbunuhnya Al-Husein cucu Nabi

Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Maret 2, 2007

*Ketika Al-Husain as. terbunuh, di sudut-sudut langit terlihat warna warna kemerahan. Warna merah itu menandakan bahwa langit tengah menangis. Sewaktu pasukan musuh membagi-bagikan sejenis tumbuhan berwarna kuning milik Al-Husain as., tumbuhan itu berubah menjadi abu. Dan sewaktu mereka menyembelih seekor unta yang dirampas dari kamp Al-Husain as., mereka menemukan sejenis kayu di dagingnya.
Hal ini disebutkan di buku-buku berikut ini:
Maqtalu Al-Husain 2 hal. 90, Tarikhu Al-Islam 2 hal. 348, Siyaru A’lami Al-Nubala’ 3 hal. 311, Tafsir Ibnu Katsir 9 hal. 162, Tahdzibu Al-Tahdzib 2 hal. 353, Tarikhu Dimasyq 4 hal. 339, Al-Mahasinu wa Al-Masaw.i hal. 62, Tarikhu Al-Khulafa’ hal. 80 dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal. 467-469

*Kepala suci Al-Husain as. yang berada di ujung tombak berbicara dengan membawakan ayat-ayat suci Al-Quran dan lainnya.

hal ini disebutkan di Miftahu Al-Naja fi Manaqibi Aali Al-’Abahal. 145, Al-Khashaishu Al-Kubra 2 hal. 127, Al-Kawakibu Al-Durruiyyah hal. 57, Is’afu Al-Raghibin hal. 218, Nuuru Al-Abshar hal. 125, dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal. 452-453.

*Pada hari Al-Husain as. terbunuh, langit meneteskan hujan darah sehingga semua orang pada keesokan harinya mendapati apa yang mereka miliki telah dipenuhi oleh darah. Darah itu membekas pada baju-baju mereka beberapa waktu lamanya, hingga akhirnya terkoyak-koyak. Warna merah darah terlihat di langit pada hari itu. Peristiwa tersebut hanya pernah terjadi saat itu saja.

hal ini disebutkan di buku-buku berikut ini:
Maqtalu Al-Husain 2 hal. 89, Dzakhairu Al-’Uqba hal. 144, 145 dan 150, Tarikhu Dimasyq -seperti yang disebutkan di muntakhab (ringkasan)nya- 4 hal. 339, Al-Shawaiqu Al-Muhriqah hal. 116 dan 192, Al-Khashaishu Al-Kubra hal. 126, Wasilatu Al-Maal hal. 197, Yanabi’u Al-Mawaddah hal. 320 dan 356, Nuuru Al-Abshar hal. 123, Al-Ithaf bi Hubbi Al-Asyraf hal. 12, Tarikhu Al-Islam 2 hal 349, Tadzkiratu Al-Khawash hal. 284, Nadzmu Durari Al-Simthain hal. 220 dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal. 458-462.

*Ketika kepala Al-Husain as. dibawa ke istana Ubaidillah bin Ziyad, orang ramai melihat dinding-dinding mengalirkan darah segar.
Hal ini disebutkan di kitab-kitab berikut:
Dzakahiru Al-’Uqbahal. 144, Tarikhu Dimasyq seperti yang disebutkan dalam muntakhab-nya 4 hal. 339, Al-Shawaiqu Al-Muhriqah hal. 192, Wasilatu Al-Maal hal. 197, Yanabi’u Al-Mawaddah hal. 322, dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal. 463.

*Di dinding sebuah gereja tertulis:

“Apakah umat yang membantai Al-Husain

Mengharapkan syafaat kakeknya di hari kiamat.”

Ketika pendeta yang berada di sana ditanya tentang tulisan tersebut dan siapakah yang menulisnya, ia menjawab, “Bait syiar ini telah tertulis di sini sejak lima ratus tahun sebelum nabi kalian diutus.”

hal ini di tulis di kitab2 ahlu sunnah berikut ini :
Tarikhu Al-Islam wa Al-Rijalhal. 386, Al-Akhbaru Al-Thiwal hal. 109, Hayatu Al-Hayawan 1 hal. 60, Nuuru Al-Abshar hal. 122, Kifayatu Al-Thalib hal. 290 dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal. 567-568.

*Seorang penduduk Najran saat menggali tanah menemukan sebuah kepingan emas yang bertuliskan:

“Apakah umat yang telah membantai Al-Husain

Mengharapkan syafaat kakeknya di hari kiamat”

hal ini disebutkan di kitab Miftahu Al-Najahal. 135, Ihqaqu Al-Haq 11 hal. 566.

*Sebuah tembok merekah lalu muncullah sebuah telapak tangan yang bertuliskan:

“Apakah umat yang telah membantai Al-Husain

Mengharapkan syafaat kakeknya di hari kiamat.”

hal ini disebutkan di kitab-kitab Tarikhu Al-Khamis 2 hal. 299 dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal. 567.

*Sesaat setelah Al-Husain as. terbunuh, warna langit menghitam pekat sekali. Lalu bintang-bintang bermunculan di siang hari, sampai-sampai bintang kembar terlihat di waktu sore. Segumpal tanah berwarna merah jatuh dari atas. Langit terlihat berwarna merah bagai darah selama tujuh hari tujuh malam.

hal ini di sebutkan di kitab Tarikhu Dimasyq 4 hal. 339 dan Al-Shawaiqu Al-Muhriqah hal. 116.

Ditulis dalam Ahlulbayt | Leave a Comment »

Rintihan dan Ratapan bangsa jin untuk Al-Husein cucu Nabi saw

Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Maret 2, 2007

Ketika Al-Husain as. terbunuh, banyak orang yang mendengar suara rintihan dan ratapan bangsa Jin untuk Al-Husain as. Mereka berkata:
Wahai mata, lakukanlah dengan baik tugasmu

Siapa lagi yang kan menangisi syuhada setelahku

Tangisilah mereka yang berjalan digiring kematian

Menuju negeri kekuasaan anak bekas budak belian

Wahai kalian yang telah membantai Al-Husain

Bersiaplah menerima azab dan balasan

Seluruh penghuni langit mengutuk kalian

Juga para nabi, utusan Allah dan bani insan

Kalian dikutuk lewat lisan putra Daud, Sulaiman

Juga Musa dan Isa, pembawa injil Tuhan

Wanita mulia bangsa Jin menangis sedih

Pukuli pipi yang bak keping emas nan bersih

Berpakaian kumal warna hitam, matapun letih

Aku bersedih meratapi Al-Husain

Sungguh Al-Husain seorang pahlawan

Demi Allah, aku datang kepada kalian setelah melihat dia

Di tepi Furat, pipinya berdebu dan luka leher menganga

Di sekitarnya, jasad-jasad muda dengan leher terluka

Mereka bak pelita, mengusir gulita dengan cahaya

Al-Husain bagaikan pelita penerang segala

Allahlah saksinya bahwa aku tak berdusta

Al-Husain tewas di negeri orang, sebatang kara

Dengan rasa dahaga yang mencekik jiwanya

Nabi sering mengusap dahinya

Dari pipinya memancar cahaya

Orang tuanya pembesar Quraisy

Kakeknya, sebaik-baik orang tua

Mereka membantaimu, wahai putra Rasul

Tempat mereka adalah neraka selamanya

Karena menyembelih unta, kaum Tsamud binasa

Petaka tanpa bahagia adalah akhir nasib mereka

Kehormatan cucu Rasulullah tentu lebih utama

dan lebih agung dari hanya seekor induk unta

Sangatlah mengherankan mereka tidak berubah rupa

Mungkin Allah menangguhkan azab para durjana

peristiwa ini tertulis di kitab2 ahlu as-Sunnah berikut ini ….

Al-Mu’jamu Al-Kabir hal. 147, Dzakhairu Al-’Uqba hal. 150, Tarikhu Al-Islam 2 hal. 349, Asma’ Al-Rijal 2 hal. 141, Siyaru A’lami Al-Nubala’ 3 hal. 214, Akamu Al-Marjan hal. 147, Nadzmu Durari Al-Simthain hal. 217, 223, dan 224, Al-Ishabah 1 hal. 334, Majma’u Al-Zawaid 9 hal. 199, Al-Bidayah wa Al-Nihayah 6 hal. 231, 8 hal. 197 dan 200, Tarikhu Al-Khulafa’ hal. 80, Al-Shawaiqu Al-Mughriqah hal. 194, Wasilatu Al-Maal hal. 197, Mifathu Al-Naja hal. 144, Yanabi’u Al-Mawaddah hal. 320, 323, 351, dan 352, Al-Syarafu Al-Muabbad hal. 68, Kifayatu Al-Thalib hal. 294 dan 295, Al-Maqtal 2 hal. 126, 127, Muhadharatu Al-Abrar 2 hal. 160, Tarikhu Al-Umami wa Al-Muluk 4 hal ; 357, Al-Kamil fi Al-Tarikh 3 hal. 301, Tahdzibu Al-Tahdzib 2 hal. 353, Al-Bad’u wa Al-Tarikh 6 hal. 10, Akhbaru Al-Duwal hal. 109, Nuuru Al-Qabas Al-Mukhtashar min Al-Muqtabas hal. 263, Taj Al-’Arus 3 hal. 196 dan Ihqaqu Al-Haq 11 hal. 570-589.

Ditulis dalam Ahlulbayt, Seputar Madhab | Leave a Comment »

Al-Hasan Al-Mujtaba

Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Februari 27, 2007

سيدي أبا محمّد ، أيّها الحسن المجتبى : ليت شعري كيف استقرّ القوم على هدر دمك وقد تجسدّتْ فيك المحامدُ كلّها ، فإن راموا طمس معالم الفضل والتقى والكرم والشهامة والإبى ، فأنت المَنْهَلُ النحرير الذي غذّى الاُمّة من علومه المحمّدية الأصيلة ومعاقل فكره الرفيعة ، وفارس الليل الذي شهدت لنسكه وعبادته أسحار مدينة الرسول ولياليها ، والجواد الذي ما رد سائلاً ابدا ، والأبي الذي ما هادن على الحق ابداً ، والشهم الذي ذاد عن حرمة الدين لما بغى القاسطون تدنيسها .
أسمى آيات الحزن والعزاء بمناسبة حلول السابع من صفر ، ذكرى استشهاد كريم أهل البيت سبط الرسول الأكرم الإمام الحسن المجتبى عليه السلام.

We are offering our high verses of condolence and sadness on arrival of the seventh of Safar, the martyrdom anniversary of Ahlul Bait’s generous, the Holy Prophet’s noble offspring Imam al-Hasan al-Mujtaba peace be upon him.

Ditulis dalam Ahlulbayt | Leave a Comment »

Al-Husein as….

Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Februari 19, 2007

ini semua dari buku ahl sunnah (sunni)

disebutkan di ذخائر العقبی halaman 151. dari Ali ibn Musa Ar-Ridho berkata : Ja’far ibn Muammad as ditanya tentang ziarah ke makam al-Husein as, beliau berkata : “ayahku memberitahuku bahwa siapa yang beriziarah ke makam al-Husein as, dengan mengetahui Haknya maka Allah akan menulis untuknya sebagai penghuni sorga yang paling tinggi. Beliau juga berkata: “sesungguhnya disekitar kuburan al-Husein  ada 70 ribu malaikat yang bermuka sedih dan tinggal di situ sambil menagis untuk al-Husein sampai hari kiamat.”
hadis ini juga disebutkan oleh Abu Hasan al-a’tiqi .

disebutkan di ذخائر العقبی halaman 147 dari ummu salamah yang berkata : ketika itu jibril didekat Nabi saw dan Husein juga di dekat Nabi saw, dan saat itu menangislah Nabi saw. maka aku tinggalkan Nabi saw lalu jibril  mendekat kepada Nabi saw dn berkata kepada Nabi saw : ” apakah kamu mencintainya (Husein) wahai Muhammad? “  Nabi menjawab : “ya.” jibril berkata: ” sesungguhnya umatmu akan membunuhnya, jika kamu ingin, aku akan menunjukkan kepada mu tanah bumi yang disitu husein akan terbunuh.” kemudian Jibril membentangkan kedua sayapnya dan menunjukkan kepada Nabi saw daerah yang disebut dg karbala’.
hadis ini juga disebutkan di کنز العمال jilid 6 halaman 222, dan di مسند احمد jilid 6 halaman 293 juga الهیثمی فی مجمعه jilid 9 halaman 187.

disebutkan di shohih attirmidzi jilid 2 halaman 307 bahwa Nabi Saw bersabda :” Husain dariku dan Aku dari Husain, Allah swt mencintai orang yang mencintai Al-Husain….”
hadis ini jg disebutkan di shohih ibn majah, disebutkan di mustadrok as shohihain jilid 3 hal 177, juga di musnad ahmad jilid 4 hal 172, di usdul ghobah jilid 2 hal 19 dan jilid 5 hal 130 dan juga di kanzul ummal jilid 6 hal 221.
 
disebutkan oleh al-haisami dalam majmaknya jilid 9 hal 201, bahwa Nabi saw keluar dari rumah Aisyah dan menuju ke rumah Fatimah dan mendengar Husain as menangis, kemudian beliau berkata kepada Fatimah as : “apakah kamu tidak tahu bahwa tangisan Al-Husain membuatku sakit dan sedih?”
hadis ini juga disebutkan oleh At-Tobari dalam dhakhoirnya hal 143.
 
di tahdzib at-tahdzib jilid 2 hal 354 disebutkan khalaf ibn khalifah dari ayahnya berkata ketika Husin as terbunuh langit menjadi hitam dan bintang-bintang nampak bermunculan di siang hari.
hadis ini disebutkan juga dalam buku 2 ahl sunnah yang lain dalam kalimat yang lain, seperti di as-showaiqu almuhriqah hal 116, di سنن البیهقی jilid 3 hal 327, di ذخائر العقبی hal 145, di تفسیر ابن جریر jilid 25 hal 74, hadis ini juga disebutkan oleh السیوطی فی الدرالمنثور di dalam tafsir “فما بکت علیهم السماء و الارض ” .
 
di الاصابه لابن حجر jilid 2 hal 17 disebutkan bahwa dari ummu salamah  yang berkata : aku mendengar bahwa jin meratapi dan menangisi al-Husin bin Ali as
hadis ini juga disebutkan di تهذیب التهذیب jilid 2 hal 355 dan jg  المحب الطبری فی ذخائره hal 150 , dan الهیثمی فی مجمعه jilid 9 hal 199.
 
 

Ditulis dalam Seputar Madhab | Leave a Comment »