<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>HikmahIslam &#187; Hikmah</title>
	<atom:link href="http://farterh04.wordpress.com/category/hikmah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://farterh04.wordpress.com</link>
	<description>Keutamaan hanya diketahui oleh orang yang memiliki keutamaan....</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Nov 2007 13:55:33 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='farterh04.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/6028577325fbb6893d3e8df6bded449a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>HikmahIslam &#187; Hikmah</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://farterh04.wordpress.com/osd.xml" title="HikmahIslam" />
		<item>
		<title>Kedermawanan</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/04/13/kedermawanan/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/04/13/kedermawanan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2007 11:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/04/13/kedermawanan/</guid>
		<description><![CDATA[
Pada zaman dahulu, ada seorang lelaki yang beriman tinggal bersama
dengan isteri dan anak-anaknya. Mereka tinggal dalam sebuah gubuk
sederhana. Meskipun mereka jauh dari kilauan dan gemerlap materi, hati mereka
dipenuhi dengan kasih sayang.
Pada suatu hari lelaki beriman itu berada dalam kesulitan,
sampai-sampai isterinya berkata kepada lelaki itu, “Kini simpanan kita tinggal satu
dirham saja.” Lelaki itu mengambil satu dirham [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=34&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>
Pada zaman dahulu, ada seorang lelaki yang beriman tinggal bersama<br />
dengan isteri dan anak-anaknya. Mereka tinggal dalam sebuah gubuk<br />
sederhana. Meskipun mereka jauh dari kilauan dan gemerlap materi, hati mereka<br />
dipenuhi dengan kasih sayang.</p>
<p>Pada suatu hari lelaki beriman itu berada dalam kesulitan,<br />
sampai-sampai isterinya berkata kepada lelaki itu, “Kini simpanan kita tinggal satu<br />
dirham saja.” Lelaki itu mengambil satu dirham tersebut dan pergi ke<br />
pasar. Dengan uang itu dia akan membeli sedikit makanan. Dalam keadaan<br />
bertawakal kepada Tuhan, dia tiba di pasar. Baru beberapa langkah dia<br />
berjalan, tiba-tiba terdenagar suara gaduh. Seseorang berkata dengan<br />
marah, “Engkau harus membayar utangmu. Jika tidak, aku tidak akan membiarkan<br />
engkau pergi.”</p>
<p>Lelaki yang berdiri di hadapan orang itu menundukkan kepalanya karena<br />
malu. Sang lelaki yang beriman itu mendekati kedua orang yang berselisih<br />
itu dan dengan suara yang lembut bertanya, “Baiklah, katakanlah apa<br />
yang menyebabkan kalian berselisih paham.” </p>
<p>Lelaki yang berhutang berkata, “Lelaki ini telah menjatuhkan harga<br />
diriku hanya karena uang satu dirham padahal saat ini aku tidak mampu untuk<br />
melunasi utang tersebut.”</p>
<p>Lelaki beriman itu berfikir sebentar dan kemudian, uang satu dirham<br />
yang dimilikinya itu diberikannya kepada si penghutang. Akhirnya,<br />
terjalinlah persahabatan antara orang itu tadi. Lelaki yang berutang itu<br />
mendoakan keselamatan buat lelaki yang beriman itu serta mengucapkan<br />
kesyukurannya.</p>
<p>Hati lelaki beriman itu dipenuhi rasa gembira karena berhasil menolong<br />
orang lain. Lalu diapun pulang ke rumahnya. Di pertengahan jalan dia<br />
terpikir, “Sekarang, bagaimana aku harus memberi jawaban kepada isteri<br />
ku? Jika dia memprotes, aku akan membiarkannya karena itu haknya.”</p>
<p>Sesampainya di rumah, dia menceritakan apa yang telah terajdi.<br />
Isterinya adalah juga seorang perempuan yang baik dan beriman. Dia tidak<br />
memprotes suaminya, malah berkata, “Engkau telah melakukan sesuatu yang baik<br />
hari ini dan engkau telah memelihara harga diri lelaki itu. Allah pasti<br />
akan memberi balasan kepadamu. Ambillah tali yang ada di rumah kita ini<br />
dan juallah  di pasar. Mudah-mudahan, uang tersebut bisa engkau gunakan<br />
untuk membeli makanan. </p>
<p>Lelaki beriman itu merasa sungguh gembira dengan sikap isterinya<br />
tersebut. Dia kemudian mengambil tali itu dan membawanya ke pasar. Namun,<br />
betapapun dia berusaha keras untuk menjual tali itu, tidak ada seorang pun<br />
yang ingin membelinya. Dengan rasa putus asa, dia pulang ke rumahnya.<br />
Di pertengahan jalan pulang, dia bertemu dengan nelayan penjual ikan<br />
yang juga gagal menjual ikannya. Lelaki beriman itu menghampirinya dan<br />
berkata, “Tidak ada orang yang ingin membeli ikanmu dan tidak juga taliku.<br />
Bagaimana menurutmu bila kita berdua saling menukar barang ini?”</p>
<p>Si nelayan berpikir dan kemudian berkata, “Aku tidak mempunyai tempat<br />
untuk menyimpan ikan ini di rumah. Lebih baik engkau ambillah ikan ini<br />
dan sebagai gantinya aku akan menjadi pemilik talimu yang mungkin di<br />
satu hari nanti berguna buatku.” </p>
<p>Akhirnya, lelaki beriman itu membawa pulang ikan ke rumahnya. Isterinya<br />
dengan gembira segera memasak ikan tersebut. Ketika perut ikan dibelah,<br />
dengan penuh takjub dia menemukan sebuah mutiara yang berharga di<br />
dalamnya. Ya, suami istri mukmin dan baik hati itu memperoleh harta yang<br />
banyak.</p>
<p>Lelaki itu membawa mutiara ke toko emas untuk dijual dan mutiara itu<br />
terjual dengan harga seratus dirham. Lelaki itu dan isterinya bersyukur<br />
kepada Tuhan yang telah memberikan mereka kekayaan. Mereka pun tidak<br />
lupa untuk tetap berbuat baik dengan membagi-bagikan sebagian uang mereka<br />
kepada orang-orang miskin lainnya. Lelaki beriman itu berkata kepada<br />
isterinya: Tuhan telah mengaruniakan kepada kita nikmat, kesenangan dan<br />
kemewahan. Kini sebagai tanda kesyukuran atas nikmat ini marilah kita<br />
membagikan kekayaan yang ada kepada mereka yang memerlukan. Siapakah yang<br />
lebih layak dari sang nelayan yang telah bersusah payah menangkap ikan<br />
di laut itu?”</p>
<p>Lelaki beriman itu pergi ke pasar dan mencari si nelayan itu. Setelah<br />
berusaha keras, akhirnya dia bertemu dengan sang nelayan dan dia pun<br />
menceritakan pengalamannya. Dia berkata, “Aku ingin memberi sebagian dari<br />
uang ini kepadamu.”  Meskipun miskin, nelayan itu adalah seorang lelaki<br />
yang baik hati. Dia berkata, “Wahai teman, apa yang engkau dapatkan di<br />
dalam perut ikan itu disebabkan karena kebaikanmu dan aku tidak<br />
bersedia mengambil apa-apa darimu.”</p>
<p>Lelaki beriman itu menjawab, ”Tuhan telah memberi ilham kepadamu<br />
sehinggakan dengan niat baik engkau telah menukar ikan milikmu dengan taliku<br />
agar aku dapat mengenyangkan perut isteri dan anak-anakku. Ketahuilah,<br />
apa yang ingin aku berikan kepadamu ini adalah hadiah bagi niat baikmu<br />
itu. Tuhan menginginkan agar engkaupun menikmati nikmat yang Dia<br />
berikan.”</p>
<p>Akhirnya, nelayan tersebut menerima uang itu dan mengucapkan syukur<br />
kepada Tuhan atas kebaikan dan karunia Tuhan. Dengan cara ini, Tuhan telah<br />
memberi kemuliaan kepada lelaki beriman dan isterinya itu lewat<br />
ujian-Nya. Dalam ketiadaan harta, mereka tetap bersabar dan dalam keadaan<br />
berkecukupan, mereka mengucapkan bersyukur kepada Tuhan dan membagi nikmat<br />
itu dengan orang lain. </p>
<p> Imam Ja’far Shadiq a.s. berkata: “Barang siapa yang<br />
membantu meringankan kesulitan orang mukmin, Tuhan akan memberi kemudahan<br />
kepadanya dunia dan akhirat.”</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=34&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/04/13/kedermawanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kuatnya Tekad</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/04/13/si-pelayan-raja-koshrou/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/04/13/si-pelayan-raja-koshrou/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2007 11:23:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/04/13/si-pelayan-raja-koshrou/</guid>
		<description><![CDATA[Pada zaman hidupnya Rasulullah, hiduplah seorang pemuda tampan bernama
Sahib. Ia tinggal bersama ayah dan ibunya di Yaman dengan bahagia. Ayah
Sahib adalah seorang pelayan raja Khosrou, seorang raja Iran di Yaman.
Hingga suatu hari, tentara Romawi menyerang Yaman dan Sahib termasuk di
antara tawanan Yaman yang dibawa ke kota Roma. Akhirnya, Sahib
menjalani hidup sebagai seorang budak di Roma [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=33&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pada zaman hidupnya Rasulullah, hiduplah seorang pemuda tampan bernama<br />
Sahib. Ia tinggal bersama ayah dan ibunya di Yaman dengan bahagia. Ayah<br />
Sahib adalah seorang pelayan raja Khosrou, seorang raja Iran di Yaman.<br />
Hingga suatu hari, tentara Romawi menyerang Yaman dan Sahib termasuk di<br />
antara tawanan Yaman yang dibawa ke kota Roma. Akhirnya, Sahib<br />
menjalani hidup sebagai seorang budak di Roma dan di sana ia berusaha untuk<br />
mengenali budaya dan ilmu orang-orang Romawi.</p>
<p>Pada suatu hari, datanglah seorang pedagang Arab ke Roma. Ketika ia<br />
melihat Sahib, dia langsung tertarik dan membeli pemuda tampan itu.<br />
Pedagang Arab yang bernama Abdullah ibni Jud’an itu merupakan salah satu<br />
hartawan Mekah dan Sahib pun dibawanya ke kota Mekah untuk dijadikan<br />
sebagai pelayan di rumahnya. Pada suatu hari, Sahib mendengar berita mengenai<br />
seruan Rasulullah kepada warga Mekah. Dia pun berusaha untuk mengenal<br />
agama baru ini dengan lebih mendalam. Sahib juga mendengarkan kata-kata<br />
dari pihak penentang Rasulullah dengan sikap objektif, namun dia<br />
mendapati bahwa pendapat mereka itu tak lebih dari kejahilan, fanatisme, dan<br />
kebencian terhadap Rasulullah. Akhirnya, pada satu hari tanpa<br />
sepengetahuan tuannya, Sahib pergi ke rumah Muhammad saaw.</p>
<p>Dengan penuh kehati-hatian karena khawatir terlihat oleh kaum<br />
musyrikin, Sahib melangkah menuju rumah Rasulullah. Menjelang sampai di sana,<br />
tampaklah olehnya Ammar bin Yasir, yang juga merupakan seorang budak.<br />
Ammar yang mengenali Sahib dan mengetahui keluasan pengetahuan budak itu,<br />
bertanya:</p>
<p> Ammar : Wahai temanku Sahib, kemanakah engkau akan pergi?</p>
<p> Sahib : Aku ingin ke rumah Muhammad. Aku ingin mengetahui lebih dalam<br />
tentang ajaran yang disampaikan olehnya.</p>
<p> Ammar : Sahib, aku telah mendengar ucapannya. Percayalah, ada kekuatan<br />
besar di dalam jiwa dan nurani Muhammad. Kekuatan ini sedemikian<br />
besarnya sehingga ia dapat menarik semua manusia ke arahnya, kecuali mereka<br />
yang tidur dalam kelalaian. </p>
<p> Ammar yang melihat betapa Sahib dengan penuh perhatian dan<br />
takjub menunggu kelanjutan kata-katanya, memegang tangan Sahib dan<br />
menatap mata temannya itu dalam-dalam.</p>
<p>Ammar : Sahib, Muhammad mengatakan bahwa Tuhan itu esa dan hanya Dia<br />
yang layak disembah. Berhala hanyalah batu dan kayu semata. Muhammad<br />
berkata mengenai kasih sayang, saling mencintai, persahabatan, serta<br />
kejujuran. Dia berkata kebaikan hanya dapat dihasilkan di bawah naungan<br />
ketaatan pada Tuhan yang Esa. Berlandaskan kepada ayat-ayat Ilahi yang<br />
diturunkan kepadanya, Muhammad memberi nasihat supaya kita melepaskan diri<br />
dari kezaliman, kebohongan, pengkhianatan, peperangan, dan permusuhan.<br />
Muhammad menyeru manusia agar berpegang teguh kepada ajaran Islam yang<br />
merupakan agama penyelamat. Muhammad saaw juga mengetahui hakikat<br />
sejarah zaman lampau, baik zaman Nabi Musa, Nabi Isa dan Maryam serta para<br />
nabi Ilahi lainnya. Marilah kita bersama-sama ke rumahnya dan aku akan<br />
membawamu kepadanya.</p>
<p>Ammar bin Yasir kemudian membawa Sahib menemui Rasulullah<br />
saaw. Rasul menyambut kedatangan Sahib dengan penuh kehangatan dan<br />
keramahan. Wajah Rasulullah yang tenang dan menarik, kata-katanya yang<br />
memikat dan ayat-ayat wahyu yang indah, membuat jiwa dan nurani Sahib menjadi<br />
bergelora. Di saat matahari kian tenggelam, Sahib pun keluar dari rumah<br />
Rasulullah dengan wajah dan hati yang disinari cahaya keimanan. Sahib<br />
telah memeluk agama Islam. Tidak lama kemudian, Abdullah ibni Jud’an<br />
mengetahui bahwa budaknya telah masuk Islam. Ia menghampiri Sahib dengan<br />
kemarahan.</p>
<p>Ibni Jud’an: Wahai Sahib, bukankah engkau pernah melihat kaisar Roma<br />
dan melihat istana besar Raja Khosrou?! Mengapa kini engkau bisa<br />
terpengaruh oleh kata-kata Muhammad?</p>
<p> Sahib menjawab dengan suara yang penuh keyakinan dan<br />
keimanan.<br />
Sahib: Kekuatan dan kekuasaan yang aku lihat dan aku dengar dari<br />
Muhammad tidak pernah kulihat di istana Kaisar Romawi maupun Raja<br />
Khosrou.</p>
<p> Sahib pun disiksa oleh tuannya, sebagaimana kaum muslimin<br />
Mekah lainnya saat itu juga diganggu dan disiksa oleh orang-orang<br />
musyrik. Kemudian, Sahib berhasil bebas dari tuannya dan diapun berprofesi<br />
sebagai pedagang. Dari hasil perdagangannya, dia berhasil mengumpulkan<br />
sedikit harta. Ia kemudian mengambil keputusan untuk berhijrah ke Madinah<br />
seperti yang disarankan oleh Rasulullah saaw. Dengan berbekal sedikit<br />
harta, Sahib lalu memulai perjalanannya ke Madinah. Di tengah<br />
perjalanan, ia dihadang beberapa orang musyrik yang menunggang kuda dan<br />
bersenjata. </p>
<p>Penunggang kuda itu berkata kepada Sahib dengan kasar:</p>
<p>Penunggang kuda : Wahai Sahib, Abu Sufyan memerintahkan supaya kami<br />
mengembalikan engkau ke Mekah.</p>
<p>Sahib : Katakan kepadanya bahwa aku tidak akan pulang. </p>
<p> Penunggang kuda : Jika demikian, kami akan mengambil hartamu dan<br />
membawanya ke Mekah. Ketika itu, engkau terpaksa mengikuti kami.”</p>
<p> Kemudian para penunggang kuda itu merebut tali unta dari<br />
tangan Sahib dan membawanya ke arah Mekah. Di punggung unta itu, terikat<br />
seluruh harta benda milik Sahib.  Sahib berteriak-teriak melampiaskan<br />
kemarahannya. Namun akhirnya ia terduduk tak berdaya. Ia merasa amat<br />
bingung. Haruskah ia kembali ke Mekah agar dapat memiliki lagi semua harta<br />
bendanya itu ataukah ia memelihara imannya dan meneruskan hijrah ke<br />
Madinah dengan tangan kosong?</p>
<p>Perlahan-lahan terdengar suara dari dalam hati Sahib yang<br />
menyadarkannya dari kegundahan. Sahib pun kembali teringat kepada suara Rasulullah<br />
yang dengan merdu menyampaikan ayat-ayat Ilahi. Ditatapnya dari kejauhan<br />
kaum musyrik penunggang kuda yang merebut untanya itu, yang semakin<br />
jauh melangkah ke arah Mekah. Namun Sahib telah menguatkan tekadnya. Ia<br />
mengambil keputusan untuk meneruskan langkah menuju Madinah dan berhijrah<br />
dengan penuh kepasrahan dan harapan atas rahmat Allah. </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=33&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/04/13/si-pelayan-raja-koshrou/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ali Bin Mahziyar</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/16/ali-bin-mahziyar/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/16/ali-bin-mahziyar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Mar 2007 12:45:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/03/16/ali-bin-mahziyar/</guid>
		<description><![CDATA[Ali Bin Mahziyar narrates a true story:
One day while I was sleeping I heard a voice saying “Oh! my son come this year to the house of Allah (Kaaba). Come this year and you will see your lmam-e Zaman.” I was awakened from sleep and was very happy.
Thereafter I did not return to sleep and [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=27&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ali Bin Mahziyar narrates a true story:</p>
<p>One day while I was sleeping I heard a voice saying “Oh! my son come this year to the house of Allah (Kaaba). Come this year and you will see your lmam-e Zaman.” I was awakened from sleep and was very happy.</p>
<p>Thereafter I did not return to sleep and remained awake through out the night. Before he sunrise I performed my shalat and with the rising of the sun I went to my friends and gather them all in one place and set out for Mecca.</p>
<p>In Mecca every night I used to run from one place to the other as if in search of something which I had lost. Twenty times I had come to Mecca for Haj with the hope that I may feast my eyes on the illumineous and glorious face of my beloved Heaving a deep sigh I said to myself that if this time I could not see him ….? 0 Allah help me and enable me to see my Master, my Imam.</p>
<p>One night in Masjadul Haram near the house of Allah I was anxiously waiting for him. I was just thinking that when there would be less rush I would perform Tawaaf, as usually I had been performing my Tawaaf and Ziarat.</p>
<p>Then I saw a youth that was very handsome and nicely dressed. When he came nearer he addressed me and asked me “From which place are you ? “From Ahwaz”, I replied. He said, “Do you Ibne KhazeeIi.” I said “I knew him very well but he has died”. The youth heaved a sigh of sorrow and said, “May Allah pardon him. lbne Khazeeli was one of the friends of Imam Zaman. In the day he used to fast and had been spending his nights in prayers.” Again he asked, “Well you might be knowing Ali Bin Mahziyar.”</p>
<p>I was filled with joy and replied, “I am Ali Bin Mahziyar.” “You are Ali Bin Mahziyar If so then be proud of yourself,” said the youth and continued, “what work have you here and what are you thinking this time?I said, “I have come here so as to see my Imam. He replied, “You have done well, you are welcome. I am giving you the glad tidings. The Master has directed me to send for you. Now go back to where you are staying. I will be waiting for you on a certain place at midnight.”</p>
<p>Overwhelmed with joy I went back to my house. There was no sleep in my eyes as I was restlessly awaiting for the approach of midnight and all the time thinking whether I would be able to see my Master (my Imam), whether I will’ attain that status which will make me worthy to see my Imam. Then I collected my belongings and with my luggage started towards the promised place. When I reached there I saw the same man waiting for me. I bade Salam to him. He came forward and gave me the good news that I was fortunate enough because my Imam had sent for me.<br />
We both started walking and passed on through Mena and Arafat and went so far that we reached the valley down the rearside of Taif. He directed me to stay for a while and perform Shalatu Layl . We stayed there till the time of Shalatu Layl approached.</p>
<p>After the performance of Shalat Fajr(Subh) we reached on the upward side of Taif. Oh! what a wonderful place, what a pleasant and beautiful atmosphere. The trees and the green fields. The sound of the water flowing from the brooks, the chirping of the birds made me completely lost and I began thinking whether I was seeing a dream.<br />
The youth stopped and addressed me “Look carefully at the side I am pointing out a miraculous place to you.” Oh ! I saw a wonderful piece of land. The most soul-refreshing breeze loaded with the fragrance of the flowers of spring season was coming towards our side from that land. Th youth with still more concentration said ‘Look .there and concentrate and see whether you can see anything at the top of the rock.”</p>
<p>“I see a black camp,” I replied. The off shoot of light has been illumining the entire surrounding<br />
The youth said “This is your object the one which you were waiting for. This is the camp of lmam Zaman (AS.).” I was indescribably filed with joy. I screamed, ‘ Please do whatever you can but take me to that place as soon a possible” “Don’t make haste.” the youth replied, “very soon I shall take you to the service of lmam Zaman”. We had not gone far when the youth fold me to get down and walk by foot. He told me to leave the rein of my camel and set it free. “Who would look after my came “ I asked. “This is a land of refuge and peace, the youth replied. Don’t worry about anything here. Be assured of it.’’</p>
<p>When we reached the camp the youth stopped and said, “Wait here I will go inside and get permission for you”. Outside the camp I was very much restless and was very impatiently counting every minute as to when I would get the permission. Meanwhile the youth came out from the tent and said, “Master is pleased to grant permission to you, go and meet him.”</p>
<p>I went inside the camp and saw Imam (A.S.) sitting on a felt carpet resting against the fiber pillow. I went closer and saw the glorious face of the Imam. I bade Salam and he replied it. I smelt the fragrance coming out from him. He very politely and pleasingly asked me, “How are my Shias.” I said, “They are living a very hard life in the regime of Bani Abbas.&#8221; He said, &#8220;The day is approaching when you will have dominance over them and they will be humiliated and demoralized&#8221; Afterwards he proclaimed, &#8220;My father has said that the earth will never be left without his representative appointed for guidance-of the people.&#8221;</p>
<p>However I remained guest of Imam Zaman (A.S. ) for some days. During this period I remained closed with Imam Zaman AS. He solved whatever difficulties I had. Hereinafter I intended to go back to my city. When I went to say good-bye to him I had fifty thousand Dirham with me which I offered to Imam Zaman but he did not accept saying that it was for my travelling expenses. He prayed for me and said good-bye to me. At last I could realise my old dream.</p>
<p>My friend, &#8220;Remember that whoever hopes to succeed in any work in life should try and adopt the right path and have a firm will.&#8221;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/27/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/27/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=27&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/16/ali-bin-mahziyar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ibu adalah &#8230;..</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/11/ibu-adalah/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/11/ibu-adalah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2007 12:47:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/03/11/ibu-adalah/</guid>
		<description><![CDATA[Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir &#8211; bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.
Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dikala lara, impian kita dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=25&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir &#8211; bibir manusia.<br />
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.<br />
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.</p>
<p>Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dikala lara, impian kita dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.<br />
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa<br />
merestui dan memberkatinya.</p>
<p>Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.<br />
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.</p>
<p>Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan<br />
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.</p>
<p>Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.<br />
Penuh cinta dan kedamaian.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=25&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/11/ibu-adalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Sayidina Ali as</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/11/keutamaan-sayidina-ali-as/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/11/keutamaan-sayidina-ali-as/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2007 11:20:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Seputar Madhab]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/03/11/keutamaan-sayidina-ali-as/</guid>
		<description><![CDATA[Rasulullah saw bersabda : &#8220;Siapa yang tidak berkata bahwa Ali adalah sebaik-baik manusia maka telah kafir&#8221;
{Tarikh al-Khatib al-Baghdadi jilid 3 halaman 192 , Kanz al-Ummal jilid 11 halaman 625}
Rasulullah saw bersabda:&#8221;jika kalian menjadikan Ali sebagai pemimpin kalian-(dan aku melihat kalian tidak melaksanakannya)-maka kalian akan menemukan bahwa dia(Ali) adalah pemberi petunjuk yang akan menunjukkan kepada kalian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=21&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Rasulullah saw bersabda : &#8220;Siapa yang tidak berkata bahwa Ali adalah sebaik-baik manusia maka telah kafir&#8221;<br />
{Tarikh al-Khatib al-Baghdadi jilid 3 halaman 192 , Kanz al-Ummal jilid 11 halaman 625}</p>
<p>Rasulullah saw bersabda:&#8221;jika kalian menjadikan Ali sebagai pemimpin kalian-(dan aku melihat kalian tidak melaksanakannya)-maka kalian akan menemukan bahwa dia(Ali) adalah pemberi petunjuk yang akan menunjukkan kepada kalian jalan yang lurus dan benar.&#8221;<br />
{musnad ahmad jilid 1 halaman 108}</p>
<p>Rasulullah saw bersabda : &#8220;siapa yang menaatiku maka telah menaati Allah swt, dan siapa yang melanggar perintahku maka telah melanggar perintah Allah,dan siapa yang menaati Ali maka telah menaatiku, dan siapa yang telah melanggar perintahnya maka telah melanggar perintahku.&#8221;<br />
{mustadrak Hakim jilid 3 halaman 121}</p>
<p>Rasulullah saw bersabda : &#8220;sesungguhnya Ali adalah kota hidayah, maka barangsiapa yang masuk ke dalam kota tersebut akan selamat dan siapa yang meninggalkannya akan celaka dan binasa.&#8221;<br />
{Yanabi&#8217; al-Mawaddah jilid 1 halaman 220 hadis ke 39}</p>
<p>Rasulullah saw bersabda : &#8220;Ali adalah bendera Hidayah&#8221;<br />
{Haman jilid 42 halaman 330 hadis ke 8892, Hilyah al-Auliya&#8217; jilid 1 halaman 66}</p>
<p>Rasulullah saw bersabda : &#8220;Ali adalah sebaik-baiknya manusia&#8221;<br />
{syawahid al-Tanjil jilid 2 halaman 365 cetakan beirut th 1393H}</p>
<p>Rasulullah saw bersabda : &#8220;sebaik-baik umat ini setelahku adalah orang yang pertama masuk islam dialah Ali ibn Abi Thalib&#8221;<br />
{syarkh Nahj al-Balaghah jilid 1 halaman 202 cetakan mesir th 1329H}</p>
<p>Rasulullah saw bersabda : &#8220;Ali adalah dariku seperti kedudukanku dari Tuhanku&#8221;.<br />
{Dzakhair al-Uqba halaman 62}</p>
<p>Rasulullah saw berkata kepada Aisyah: &#8220;sesungguhnya orang yang paling aku cintai dari para sahabtku adalah Ali dan yang paling terhormat dari mereka adalah Ali, maka ketahuilah haknya dan hormatilah kedudukannya.&#8221;<br />
{Dzakhair al-Uqba halaman 62 dan al-Riyad al-Nadharah jilid 2 halaman 161}</p>
<p>dan masih  ada puluhan lagi keutamaan-keutamaan Sayidina Ali lagi yang tercatat di kitab-kitab ahlusunnah dan syiah..</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=21&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/03/11/keutamaan-sayidina-ali-as/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kuatnya niat&#8230;</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/22/kuatnya-niat/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/22/kuatnya-niat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Feb 2007 12:17:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bacaan Ringan]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/02/22/kuatnya-niat/</guid>
		<description><![CDATA[suatu hari ada seorang mu&#8217;min dipagi harinya bangun dan ingin melaksanakan sholat di masjid ketika di kegelapan di tengah jalan ia terjatuh dan seluruh bajunya dan celananya kotor, ia kemudian kembali ke rumahnya untuk mengganti pakaiannya.
untuk ke dua kalinya dia pergi ke masjid, ketika sampai di jalan yang gelap ia dengan hati-hati berjalan akan tetapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=9&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>suatu hari ada seorang mu&#8217;min dipagi harinya bangun dan ingin melaksanakan sholat di masjid ketika di kegelapan di tengah jalan ia terjatuh dan seluruh bajunya dan celananya kotor, ia kemudian kembali ke rumahnya untuk mengganti pakaiannya.</p>
<p>untuk ke dua kalinya dia pergi ke masjid, ketika sampai di jalan yang gelap ia dengan hati-hati berjalan akan tetapi untuk kedua kalinya dia terjatuh lagi. setelah itu dia kembali  pulang sesampainya dia di rumah dia mengganti pakaiannya lagi.</p>
<p>kemudian dia kembali lagi pergi ke masjid untuk ketiga kalinya, ketika di tengah jalan dia bertemu dengan seorang yang tua yang membawa lampu. si orang tua berkata kepadanya mari ikut  aku ke masjid dengan penrangan lampuku. </p>
<p>kemudian si mu&#8217;min bersama orang tua itu pergi ke masjid.<br />
sesampainya di masjid si orang tua  tidak masuk ke dalam masjid. si mu&#8217;min bertanya: &#8220;kenapa kamu tidak masuk ke dalam masjid? apakah kamu tidak sholat?<br />
orang tua menjawab: &#8221; ya, aku tidak sholat.&#8221;<br />
si mu&#8217;min bertanya : &#8220;kenapa kamu tidak sholat?&#8221;<br />
orang tua menjawab: &#8220;karena, aku adalah setan&#8221;<br />
si mu&#8217;min : (sambil terkejut bertanya) kalau kamu setan kenapa kamu mengantarku ke masjid dan menerangi jalanku dengan lampumu?<br />
orang tua (setan) : &#8220;karena ketika kamu jatuh yang pertama itu aku yang membuatmu jatuh agar kamu tidak pergi ke masjid. akan tetapi pulang ke rumah hanya untuk mengganti pakaianmu dan kembali ke masjid. dan ketika kamu pergi ke masjid untuk yang ke dua kalinya aku juga berusaha menjegahmu ke masjid dan aku menjatuhkanmu lagi di tempat yang gelap dan kotor, akan tetapi untuk yang kedua kalinya kamu pulang ke rumah dan mengganti pakaianmu tanpa ada perubahan niat untuk pergi ke masjid.<br />
ketika jatuhmu yang pertama kamu tetap ingin pergi ke masjid dan tidak ada perubahan dalam niatmu dan kamu pulang hanya untuk mengganti pakaian maka dengan amalmu ini Allah mengampuni dosa2mu , dan jatuhmu yang kedua tidak sedikitpun keinginanmu untuk ke masjid berkurang  dan kamu kembali lagi pergi ke masjid , untuk ini Allah swt mengampuni dosa2 mu dan keluargamu, maka utk yang ketiga kalinya aku menunjuki kamu jalan dengan lampuku karena aku tidak ingin Allah mengampuni seluruh masyarakat di sekitarmu dengan perbuatanmu yang ketiga.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=9&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/22/kuatnya-niat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>..Ibu..</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/ibu/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2007 13:20:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang Ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/ibu/</guid>
		<description><![CDATA[                                                 IBU
Hai Ibu yang mulia yang nyawaku adalah tebusan untuk mu &#8230;.
            Tebusan untuk kasih sayang, keridhoan, dan kelembutanmu&#8230;
kecintaan teman-teman akrabku selamanya tidak akan bisa menyamai kecintaan dan kasing sayangmu&#8230;.
            kasih sayang dan kecintaan kepadamu tidak akan keluar dari dadaku&#8230;.
dada ini adalah rumah mu dan hati ini adalah tempat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=6&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font size="5">                                                 IBU</font></p>
<p align="center">Hai Ibu yang mulia yang nyawaku adalah tebusan untuk mu &#8230;.</p>
<p align="center">            Tebusan untuk kasih sayang, keridhoan, dan kelembutanmu&#8230;</p>
<p align="center">kecintaan teman-teman akrabku selamanya tidak akan bisa menyamai kecintaan dan kasing sayangmu&#8230;.</p>
<p align="center">            kasih sayang dan kecintaan kepadamu tidak akan keluar dari dadaku&#8230;.</p>
<p align="center">dada ini adalah rumah mu dan hati ini adalah tempat tinggalmu&#8230;.</p>
<p align="center">            hai ibu yang tercinta yang memberi cara hidup dan kehidupan kepadaku&#8230;.</p>
<p align="center">sangat mudah bagiku sekarang ini untuk memberikan jiwaku kepadamu&#8230;.</p>
<p align="center">            kebahagiaan dan keridhoanmu adalah penyebab kebahagiaanku&#8230;</p>
<p align="center">karena Ridho Allah berada di Ridhomu&#8230;.</p>
<p align="center">            jika kekuasaan Dunia ada di tanganku&#8230;&#8230;</p>
<p align="center">maka semuanya akan aku hadiahkan untukmu dan aku letakkan di kakimu&#8230;&#8230;..</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=6&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pecinta hakiki</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/pecinta-hakiki/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/pecinta-hakiki/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2007 13:20:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/pecinta-hakiki/</guid>
		<description><![CDATA[setiap pecinta selalu memberikan yang dia punya kepada yang dia cintai. kalau kita benar2 mencintai Allah swt maka kita wajib memberikan apa yang kita punyai kepada Allah swt, akan tetapi kita tidak memiliki apa2 kecuali kelemahan dan permohonan, maka itulah yang harus kita berikan kepada Allah swt, yakni merupakan kewajiban bagi kita untuk selalu memohon kepada Allah dan berkeluh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=7&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>setiap pecinta selalu memberikan yang dia punya kepada yang dia cintai. kalau kita benar2 mencintai Allah swt maka kita wajib memberikan apa yang kita punyai kepada Allah swt, akan tetapi kita tidak memiliki apa2 kecuali kelemahan dan permohonan, maka itulah yang harus kita berikan kepada Allah swt, yakni merupakan kewajiban bagi kita untuk selalu memohon kepada Allah dan berkeluh kesah kepadaNya, serta menyerah kepadanya&#8230;.</p>
<p>Allah mencitai Hamba yang kembali kepadanya&#8230;&#8230;.</p>
<p>Orang yang paling tahu dan yang paling dekat dengan Allah, adalah orang yang paling sering berkeluh kesah dan paling sering minta kepadaNya&#8230;&#8230;..</p>
<p>Allah selalu bersama kita tapi kita yang selalu meninggalkan dan melupakanNya&#8230;..</p>
<p>Allah menunggu kita&#8230;&#8230;.<br />
 </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=7&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/pecinta-hakiki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malaikat</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/malaikat/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/malaikat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Feb 2007 13:18:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang Ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/malaikat/</guid>
		<description><![CDATA[MALAIKAT
Suatu hari seorang bayi yang telah siap untuk dilahirkan didunia dia bertanya kepada Tuhan:
para malaikat disini mengatakan bahwa esok engkau akan mengirimku ke dunia,tetapi bagaimana caranya saya hidup ditempat semacam itu, saya begitu kecil dan lemah?
Dan Tuhan menjawab: aku telah memilih satu malaikat untukmu.Ia akan menjaga dan mengasihanimu.
Tapi disini saya, didalam surga apa yg pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=4&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>MALAIKAT</p>
<p>Suatu hari seorang bayi yang telah siap untuk dilahirkan didunia dia bertanya kepada Tuhan:</p>
<p>para malaikat disini mengatakan bahwa esok engkau akan mengirimku ke dunia,tetapi bagaimana caranya saya hidup ditempat semacam itu, saya begitu kecil dan lemah?</p>
<p>Dan Tuhan menjawab: aku telah memilih satu malaikat untukmu.Ia akan menjaga dan mengasihanimu.</p>
<p>Tapi disini saya, didalam surga apa yg pernah saya lakukan hanyalah tertawa ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia</p>
<p>malaikatmu akan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kebahagiaan cintanya dan menjadi lebih berbahagia.</p>
<p>dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?</p>
<p>malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara</p>
<p>dan apa yang harus saya lakukan, saat saya ingin berbicara kepada-Mu?</p>
<p>malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.</p>
<p>saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?</p>
<p>malikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya.</p>
<p>tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihat-Mu lagi.</p>
<p>malaikatmu akan menceritakan padamu tentang aku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku, walaupun sesungguhnya aku akan selalu berada di sisimu.</p>
<p>Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya pelahan, Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?</p>
<p>Kamu akan memanggilnya, IBU.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=4&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/19/malaikat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapakah yang paling dekat dengan Allah?</title>
		<link>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/17/pendekatan/</link>
		<comments>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/17/pendekatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Feb 2007 16:09:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>HikmahIslam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://farterh04.wordpress.com/2007/02/17/pendekatan/</guid>
		<description><![CDATA[siapakah yang paling dekat dengan Allah?
Allah adalah Nur (cahaya di atas segala cahaya) 
kalau matahari di siang hari bersinar dengan terangnya dan rumah2 yang terbuka jendala2nya dan sinar matahari masuk kedalam nya maka orang2 yang ada di dalam rumah bisa dengan mudah melakukan pekerjaan2 mereka, dan ketika matahari bersinar akan tetapi orang2 yang ada di dalam rumah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=1&subd=farterh04&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><font size="4" color="#40007f" face="arial narrow"><strong>siapakah yang paling dekat dengan Allah?</strong></font></p>
<p>Allah adalah Nur (cahaya di atas segala cahaya) </p>
<p>kalau matahari di siang hari bersinar dengan terangnya dan rumah2 yang terbuka jendala2nya dan sinar matahari masuk kedalam nya maka orang2 yang ada di dalam rumah bisa dengan mudah melakukan pekerjaan2 mereka, dan ketika matahari bersinar akan tetapi orang2 yang ada di dalam rumah menutup jendala rapat2 sehingga tidak sedikitpun cahaya yang masuk ke dalamnya, sehingga rumah tersebut gelap gulita dan menyebabkan orang2 yang berada di dalamnya tidak bisa bekerja, ini semua bukan kekurangan atau kesalahan matahari akan tetapi kekurangan  dan kesalahan orang2 yang berada di dalam rumah tersebut, karena tidak mau membuka jendela2 rumahnya&#8230;.</p>
<p>Allah adalah Nur(cahaya yang lebih baik/di atas segala cahaya) yang terang utk dirinya sendiri dan menerangi yang lainnya&#8230;</p>
<p>dan beruntunglah orang2 yang mau membuka jendela2 rumah(hati)nya, sehingga bisa menikmati rahmat dan kasih sayangNya&#8230;..</p>
<p>ada beberapa contoh yang bisa kita pakai untuk mengukur bagaimana kedekatan kita kepada Allah dan apakah Allah jauh dari kita itu berarti Allah tinggal jauh dari kita&#8230;.</p>
<p>ada sebuah perbandingan antara 5 orang yang mana dinatara dari mereka adalah orang yang paling dekat dengan Alquran&#8230; orang2nya adalah sebagai berikut dan mereka semua membawa Alquran:</p>
<p>orang:</p>
<p>1) tidak bisa membaca alQuran akan tetapi Al-quran di tangannya&#8230;</p>
<p>2) bisa membaca al-Quran akan tetapi tidak bisa mengartikannya (al-quran jg berada di tangannya)&#8230;.</p>
<p>3) bisa membaca al-Quran dan bisa mengartikannya , akan tetapi tidak bisa menafsirkannya (al-quran jg berada di tangannya)&#8230;.</p>
<p>4) bisa membaca al-Quran, bisa mengartikannya dan bisa menafsirkannya akan tetapi tidak bisa mengamalkannya (al-Quran juga berada di tangannya)&#8230;.</p>
<p>5) bisa membaca al-Quran, bisa mengartikannya, bisa menafsirkannya dan bisa jg mengamalkannya (al-Quran berada di tangannya)&#8230;</p>
<p>dalam pengelihatan secara dhohiri al-quran sama2 berada di tangan mereka (5 orang) semua akan tetapi secara maknawi orang kelima yang paling dekat dengan al-Quran karena bisa benar2 bicara dengan al-Quran, dan bisa memahami al-Quran dng sempurna&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Allah bersama kita dimana saja kita berada..</p>
<p>Allah lebih dekat kepada kita dari pada urat nadi kita kepada kita&#8230;..</p>
<p>Allah lebih dekat kepada kita daripada kita dengan nyawa kita&#8230;&#8230;</p>
<p>tapi secara maknawi seberapa dekatkah kita kepada Allah?</p>
<p>contoh yang ada di atas bisa kita pakai untuk mencontohkan seberapa kedekatan kita dengan Allah&#8230;.</p>
<p>apakah kita telah mengetahui Allah?</p>
<p>apakah kita telah mengenal Allah?</p>
<p>apakah kita telah mengetahui untuk apa Allah menciptakan kita?</p>
<p>apakah kita telah mengetahui apa yang diinginkan Allah dari kita?</p>
<p>apakah kita telah mengetahui apa2 yang mengeluarkan kita dari agama Allah sehingga kita bisa menjaga diri dari itu semua?</p>
<p><img border="1" width="480" src="http://www.shiaimages.net/data/media/4/1-Mohammad_as_Ara001.jpg" alt="1-Mohammad as Ara001" height="326" />ome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/farterh04.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/farterh04.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/farterh04.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/farterh04.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/farterh04.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/farterh04.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/farterh04.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/farterh04.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/farterh04.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/farterh04.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/farterh04.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/farterh04.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=farterh04.wordpress.com&blog=790150&post=1&subd=farterh04&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://farterh04.wordpress.com/2007/02/17/pendekatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1855a317b79cc0c223a5c2ea170441bb?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">HikmahIslam</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.shiaimages.net/data/media/4/1-Mohammad_as_Ara001.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1-Mohammad as Ara001</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>