Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Maret 11, 2007
Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.
Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dikala lara, impian kita dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibunya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya.
Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu. Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.
Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonan
dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.
Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian.
Ditulis dalam Tentang Ibu | Leave a Comment »
Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Maret 11, 2007
Disebutkan dalam kitab Kanz al-Ummal cetakan muasasah al-Risalah Beirut cetakan tahun 1409H/1989M di juz 12 halaman 98 hadis 34167 dan di banyak lagi dari buku-buku penting Ahlusunnah bahwa Nabi saw bersabda : sesungguhnya perumpamaan AhluBaitku adalah seperti perumpamaan Perahu Nuh siapa yang menaikinya maka akan selamat dan siapa yang meninggalkannya maka akan tenggelam dan hancur.
Disebutkan di dalam musnad Ahmad cetakan Darul Fikr Beirut cetakan tahun 1414H/1994M halaman 92 juz 9 hadis 23390 bahwa Nabi saw bersabda : “jibril datang menemuiku dan memberiku kabar gembira bahwa sesungguhnya Hasan dan Husein adalah para pemimpin pemuda surga.”
Disebutkan di dalam kitab Kanz al-Ummal cetakan muasasah al-Risalah Beirut cetakan tahun 1409H/1989M di juz 12 halaman 34166 hadis bahwa Nabi saw berkata kepada sayidina Ali : “sesungguhnya orang yang per tama masuk surga adalah aku dan kamu dan Fatimah dan Hasan dan Husein .”
Tidak ditemukan diseluruh kitab ahlusunnah dan syiah bahwa ada istri Nabi saw yang mengaku dari Ahlubait Nabi saw.
Disebutkan juga di dalam kitab Kanz al-Ummal dijilid 12 halaman 97 hadis ke 34161 bahwa Nabi saw bersabda : “siapa yang mencintaiku dan kedua anak ini (Hasan dan Husain) dan ayah mereka serta ibu mereka maka bersamaku di dalam kedudukan yang sama di hari kiamat.”
Maka jelaslah bahwa Ahlulbayt Nabi saw adalah Sayidina Ali , Sayidah Fatimah , Sayidina Hasan dan Sayidina Husein.
Ini semua dari kitab-kitab Ahlusunnah….. dan kalau kita lihat dari sudut pandang syiah maka kita akan lebih jelas lagi mengetahui siapa Ahlulbayt..
Semoga kita semua mendapat hidayah dari apa yang kita ketahui .
Ditulis dalam Seputar Madhab | Leave a Comment »
Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Maret 11, 2007
وجعلوا العراق طريق عودتهم ؛ ليكونوا إلى الحسين عليه السلام ثانيةً وتكون كربلاءُ هي الملتقى دوماً ، فعلى ربوعها الجنانية تجتمع كل القلوب التي ارهقها السبي والظلم والجور و … لتسمو نحو الكمال بأغنى المؤن وأطيب الزاد .
خالداً سيبقى نهج الحسين عليه السلام ، وسيظلّ أربعينه نقطة الإشعاع الرسالي الأصيل ، ومشحذ الهمم التي ترفض الذلّ والتراجع بكل عزمٍ وثبات . وستكون مواقف السجاد والعقيلة زينب سرمديةً يغزو سناها الدنيا بأسرها .
وإنّنا إذ نجدّد الحزن والعزاء في العشرين من صفر ، فإنّنا نجدّد العهد والوفاء بالبقاء على درب الحسين عليه السلام فكرةً وتجسيداً .
Verily we are renewing our grief and consolation on arrival of the twentieth of Safar.
Indeed we are renewing our convenant and fulfilment that we are still on the right path of Imam Husain (a.s).
Ditulis dalam Ahlulbayt | Leave a Comment »
Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Maret 11, 2007
Rasulullah saw bersabda : “siapa yang meniggal dan tidak mengenal(berbaiat) imam zamannya
maka matinya , terhitung sebagai matinya orang yang dalam keadaan jahil(kafir).”
{Syarkh Maqashid jilid 5 halaman 239, dan Syarkh fighi al-Akbar halaman 179 dan di kitab-kitab lain ahlu sunnah maupun syiah.}
Rasulullah saw berkata kepada sayidah Fatimah (putrinya) : “sesungguhnya Allah swt tidak akan mengadzabmu dan tidak akan mengadzab satupun dari anak-anakmu”
{al-Mu’jam al-Kubra jilid 11 halaman 210 dan al-Shawaiq al-Muhriqah halaman 160 dan 235
serta banyak dari kitab-kitab syiah dan kitab-kitab sunni yang lain.}
Rasulullah saw bersada : “Fatimah adalah bagian dariku siapa yang telah membuatnya marah
maka telah membuatku marah”
{shahih al-Bukhari hadis ke 3510 dan di seluruh kitab-kitab sunni dan syiah}
Disebutkan di dalam shahih al-Bukhari jilid 5 halaman 177 bahwa sayidah Fatimah setelah
meminta warisan Nabi (yang merupakan haknya) dari khalifah pertama dan khalifah tidak
memberikan warisan itu, sejak saat itu sayidah Fatimah tidak pernah lagi berbicara kepada
Kalifah pertama (Abubakar) samapai akhir hayatnya. hal ini juga disebutkan di banyak dari
buku-buku sejarah ulama’ syiah dan sunni.
Juga disebutkan di kitab-kitab ahl sunnah/sunni dan syiah bahwa sayidah Fatimah meninggal
dalam keadaan marah kepada khalifah pertama (Abubakar) dan khalifah kedua (Umar).
dan di kitab-kitab sunni dan syiah disebutkan bahwa sayidah Fatimah tidak mau makamnya di
ketahui oleh masyarakat olehkarena itu beliau meminta suaminya(sayidina Ali ra) untuk
memamkamkannya di malam hari supaya tidak ada yang mengetahui makamnya. dan sampai
sekarangpun tidak ada satupun dari muslimin yang tahu diamana makamnya.
point-point yang dapat diperhatikan:
*1.hadis diatas tentang keutamaan sayidah fatimah adalah shahih/benar karena diriwayatkan
hampir di seluruh kitab-kitab syiah dan sunni,
*2.tentang kemarahan sayidah Fatimah kepada khalifah pertama dan kedua juga benar karena
perawinya tidak cuma satu atau sepuluh akan tetapi lebih dari itu,
*3.hadis tentang “orang yang tidak tahu imam zaman nya maka matinya mati jahiliyah” juga benar karena di sunni maupun syiah ada,
dari 3point diatas kita mengetahui bahwa sayidah Fatimah pasti sebelum meninggal pasti
berbaiat kepada Imam zamannya karena sayidah Fatimah orang yang pasti masuk sorga maka pasti
melakukan perintah Rasulullah saw.
dan dari 3point diatas kita dapat mengetahui bahwa sayidah Fatimah tidak menganggap bahwa Abubakar adalah Imam zamannya, dan pasti telah menganggap orang lain sebagai Imamnya. dan ini membuktikan bahwa kekhalifahan Abubakar tidak dibenarkan oleh sayidah Fatimah az-zahra.
Dan kalau kita perhatikan hadis-hadis dibawah ini kita ketahui bahwa siapa yang dianggap sebagai imam oleh sayidah Fatimah.:
Rasulullah saw bersabda : “Siapa yang tidak berkata bahwa Ali adalah sebaik-baik manusia
maka telah kafir”
{Tarikh al-Khatib al-Baghdadi jilid 3 halaman 192 , Kanz al-Ummal jilid 11 halaman 625}
Rasulullah saw bersabda:”jika kalian menjadikan Ali sebagai pemimpin kalian-(dan aku melihat
kalian tidak melaksanakannya)-maka kalian akan menemukan bahwa dia(Ali) adalah pemberi
petunjuk yang akan menunjukkan kepada kalian jalan yang lurus dan benar.”
{musnad ahmad jilid 1 halaman 108}
Rasulullah saw bersabda : “siapa yang menaatiku maka telah menaati Allah swt, dan siapa yang
melanggar perintahku maka telah melanggar perintah Allah,dan siapa yang menaati Ali maka
telah menaatiku, dan siapa yang telah melanggar perintahnya maka telah melanggar
perintahku.”
{mustadrak Hakim jilid 3 halaman 121}
Rasulullah saw bersabda : “sesungguhnya Ali adalah kota hidayah, maka barangsiapa yang masuk ke dalam kota tersebut akan selamat dan siapa yang meninggalkannya akan celaka dan binasa.”
{Yanabi’ al-Mawaddah jilid 1 halaman 220 hadis ke 39}
Ditulis dalam Ahlulbayt, Seputar Madhab | Leave a Comment »
Ditulis oleh HikmahIslam di/pada Maret 11, 2007
Rasulullah saw bersabda : “Siapa yang tidak berkata bahwa Ali adalah sebaik-baik manusia maka telah kafir”
{Tarikh al-Khatib al-Baghdadi jilid 3 halaman 192 , Kanz al-Ummal jilid 11 halaman 625}
Rasulullah saw bersabda:”jika kalian menjadikan Ali sebagai pemimpin kalian-(dan aku melihat kalian tidak melaksanakannya)-maka kalian akan menemukan bahwa dia(Ali) adalah pemberi petunjuk yang akan menunjukkan kepada kalian jalan yang lurus dan benar.”
{musnad ahmad jilid 1 halaman 108}
Rasulullah saw bersabda : “siapa yang menaatiku maka telah menaati Allah swt, dan siapa yang melanggar perintahku maka telah melanggar perintah Allah,dan siapa yang menaati Ali maka telah menaatiku, dan siapa yang telah melanggar perintahnya maka telah melanggar perintahku.”
{mustadrak Hakim jilid 3 halaman 121}
Rasulullah saw bersabda : “sesungguhnya Ali adalah kota hidayah, maka barangsiapa yang masuk ke dalam kota tersebut akan selamat dan siapa yang meninggalkannya akan celaka dan binasa.”
{Yanabi’ al-Mawaddah jilid 1 halaman 220 hadis ke 39}
Rasulullah saw bersabda : “Ali adalah bendera Hidayah”
{Haman jilid 42 halaman 330 hadis ke 8892, Hilyah al-Auliya’ jilid 1 halaman 66}
Rasulullah saw bersabda : “Ali adalah sebaik-baiknya manusia”
{syawahid al-Tanjil jilid 2 halaman 365 cetakan beirut th 1393H}
Rasulullah saw bersabda : “sebaik-baik umat ini setelahku adalah orang yang pertama masuk islam dialah Ali ibn Abi Thalib”
{syarkh Nahj al-Balaghah jilid 1 halaman 202 cetakan mesir th 1329H}
Rasulullah saw bersabda : “Ali adalah dariku seperti kedudukanku dari Tuhanku”.
{Dzakhair al-Uqba halaman 62}
Rasulullah saw berkata kepada Aisyah: “sesungguhnya orang yang paling aku cintai dari para sahabtku adalah Ali dan yang paling terhormat dari mereka adalah Ali, maka ketahuilah haknya dan hormatilah kedudukannya.”
{Dzakhair al-Uqba halaman 62 dan al-Riyad al-Nadharah jilid 2 halaman 161}
dan masih ada puluhan lagi keutamaan-keutamaan Sayidina Ali lagi yang tercatat di kitab-kitab ahlusunnah dan syiah..
Ditulis dalam Hikmah, Seputar Madhab | Leave a Comment »